Grab Luncurkan Fitur ‘Anti Tuyul’ dan Grab Driver Center di Tangerang

0
252
(Foto: www.grab.com)

Bello.id – Grab, mobile platform O2O terkemuka di Asia Tenggara, pada 1 Agustus 2018 meluncurkan fitur terbaru ‘Anti Tuyul’ yang tersemat di aplikasi mitra pengemudi Grab dan fasilitas Grab Driver Center Tangerang sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Grab terhadap kesejahteraan dan produktivitas mitra pengemudi. Hal ini juga merupakan salah satu dari rangkaian inisiatif Grab untuk terus meningkatkan taraf hidup mitra pengemudi yang terangkum dalam empat pilar utama, yaitu dukungan, pemberdayaan, penghasilan, serta komunitas.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia mengungkapkan, “Pencapaian 2 miliar perjalanan Grab di Asia Tenggara yang berhasil dicapai Grab pada Juli tahun ini tidak lepas dari usaha dan kerja keras para mitra pengemudi. Kami berusaha untuk terus mendengarkan aspirasi dan masukan dari mereka, serta secara aktif mencari tahu apa yang dapat kami tingkatkan untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik dalam meningkatkan pengalaman berkendara mereka bersama Grab. Kehadiran fitur ‘Anti Tuyul’ dalam aplikasi Grab dan fasilitas Grab Driver Center dapat mendukung aktivitas para mitra pengemudi yang dinamis, serta meningkatkan kenyamanan para mitra pengemudi GrabCar saat berkunjung sekaligus meningkatkan produktivitas mereka dalam memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan.”

Fitur Anti Tuyul sendiri merupakan tindak lanjut dari kesuksesan kampanye “Grab Lawan Opik!” yang diluncurkan pada awal tahun 2018. Berkat kehadiran fitur ini dalam aplikasi Grab versi terbaru, perangkat mitra pengemudi yang memiliki aplikasi ‘fake GPS’ atau lebih dikenal dengan sebutan Tuyul untuk melakukan tindak kecurangan dengan mengelabui GPS dengan menentukan lokasi palsu akan diblokir dari platform Grab. Mitra pengemudi harus menghapus seluruh aplikasi fake GPS dari perangkat yang bersangkutan untuk memperoleh kembali akses terhadap akunnya mitra pengemudi Grab.

Tampilan aplikasi mitra pengemudi yang terblokir oleh fitur Anti Tuyul

“Pengunaan aplikasi sejenis fake GPS ini tidak hanya merugikan para pelanggan karena harus menunggu lebih lama karena posisi pengemudi lebih jauh dari apa yang tertera di GPS, tapi juga terutama merugikan mitra pengemudi yang bekerja keras secara jujur tanpa melakukan tindak kecurangan seperti penggunaan aplikasi Tuyul tersebut. Peluncuran fitur Anti Tuyul ini menegaskan komitmen Grab untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan penghasilan yang adil dan menyediakan platform transportasi teraman bagi para pengguna termasuk mitra pengemudi.” papar Ridzki.

Grab Driver Center (GDC) terbaru di Tangerang

Selain meningkatkan segi keamanan aplikasi mitra pengemudi, Grab juga terus meningkatkan layanannya kepada seluruh mitra pengemudi dengan penyediaan beragam fasilitas. Setelah meresmikan GDC Jakarta pada bulan September 2017 dan GDC Bogor pada bulan Maret 2018 lalu, Grab kembali meresmikan GDC terbaru yang berlokasi di Ruko The ICON BSD City, Tangerang. GDC ini merupakan bagian dari upaya Grab untuk terus meningkatkan layanannya kepada mitra pengemudi dengan menyediakan pusat pelayanan yang ditujukan untuk membantu mitra yang ingin berkonsultasi dalam meningkatkan pelayanan termasuk kendala dalam kegiatan operasional harian. Selain untuk melayani kebutuhan mitra pengemudi Grab, GDC juga berfungsi sebagai pusat pelatihan mitra pengemudi di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

“Mitra pengemudi kami tersebar di 135 kota di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, guna melayani kebutuhan masyarakat Tanah Air akan layanan transportasi dan pengantaran yang aman, nyaman, dan terjangkau. Kehadiran GDC baru ini diharapkan dapat membantu para mitra pengemudi GrabCar yang tinggal dan bekerja di Tangerang, Banten untuk mendapatkan akses pelayanan atas segala pertanyaan dan keluhan mereka dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Jakarta.” ungkap Ridzki.

Saat ini, Grab menyediakan layanan GrabCar, GrabBike, GrabExpress, dan GrabFood di Tangerang untuk memberikan solusi atas meningkatnya kebutuhan akan transportasi dan layanan pesan antar yang aman, terjangkau, dan nyaman. Saat ini, Grab telah beroperasi di 225 kota di 8 negara Asia Tenggara. Pada tanggal 9 Juli 2018, Grab juga baru saja mengumumkan peluncuran GrabPlatform, sebagai bagian dari strategi platform terbuka untuk menciptakan ‘everyday superapp’ pertama di Asia Tenggara. Grab akan menambahkan beragam layanan harian yang sering digunakan ke dalam aplikasi Grab, bersama dengan para mitra unggulan, yang dapat menggunakan GrabPlatform untuk mengintegrasikan layanan mereka dengan Grab.