Sasi Nggama, Budaya Konservasi Laut Unik dari Kaimana

0
488
(Foto : Conversation International Indonesia)

Bello.id — Ada yang menarik dari budaya konservasi laut di Kaimana, Papua Barat.

Dinamakan Sasi Nggama, tahun ini pembukaan ditandai dengan pembukaan kembali wilayah laut untuk perikanan. Sasi Nggama merupakan sebuah tradisi yang unik melekat di masyarakat Kabupaten Kaimana dan telah menjadi sistem pengelolaan sumber daya alam tradisional.

Hal ini merupakan sistem yang digunakan bagi para leluhur masyarakat untuk mengatur pemanfaatan sumber daya alam untuk melindunginya dari eksploitasi.

Sasi nggama merupakan bentuk penghormatan masyarakat tradisional terhadap alam yang memberikan kehidupan sekaligus sebagai perayaan rakyat yang telah berhasil melaksanakan sasi tersebut. Kegiatan ini kerap dilakukan oleh masyarakat Kampung Kayumerah, Namatota, Nasaulan, Adijaya, dan Kambala.

Kegiatan buka sasi kali ini diadakan di Pulau Nawarum. Acara ini diawali dengan prosesi penyambutan kedatangan Pemerintah Daerah di Pulau Nawarum, dan upacara pencabutan sasi nggama oleh pemilik sasi yang diwakili Handam Amerbay dengan mencabut janur kelapa yang sudah terpasang selama kurang lebih tiga tahun di lokasi tersebut dan mencelupkannya ke dalam laut sebanyak tiga kali.

(Foto : Conversation International Indonesia)

Setelah itu, sasi nggama resmi secara adat dibuka dan hasilnya bisa dinikmati oleh semua masyarakat. Conservation International Indonesia juga turut menggelar pemutaran film lingkungan hidup, lomba menggambar lingkungan, hingga edukasi alam bersama guru dan siswa SD YPK Kayumerah.

Kepala Kampung Siawatan, Jen Wamoy, mewakili masyarakat Kampung Siawatan dan tokoh tokoh kampung menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta CI Indonesia yang turut berpartisipasi dalam kegiatan buka sasi.

Menurutnya, Kampung Siawatan sudah dijadikan kampung sejak tahun 1962 dan adat ini sudah dilakukan oleh leluhur mereka. Sasi nggama merupakan salah satu budaya suku Koiwai yang ada di Kampung Siawatan.