Mau Jadi Food Blogger? Ini Tipsnya!

0
534
(Bello.id/Nisa)

Bello.id – Gak bisa dipungkiri kalau profesi blogger semakin lama semakin banyak peminatnya. Apalagi blogger yang khusus mengulas makanan dalam blognya. Jalan-jalan, nyobain berbagai makanan, foto-foto, dan upload di media sosial jadi aktivitas seru yang bisa dilakukan.

Food Blogger kini menjadi impian banyak anak muda. Bayangin aja, kamu bisa nyobain berbagai macam makanan, mulai dari kelas resto mahal sampai jajanan di street food. Dan bakal makin puas kalau banyak orang yang berkunjung ke blogmu.

Biar blogmu ramai pengunjung, tentu yang dibutuhkan adalah tulisan dan foto yang menarik. Tapi gak cuma itu. Yuk simak tips berikut :

  1. Punya passion dalam menulis dan memotret

Namanya aja food blogger, tentu yang kamu sajikan adalah ulasan makanan yang menarik. Tujuannya adalah membuat pembacamu tergoda untuk mencoba makanan yang kamu ulas. Sebelum memulai, pastikan kamu tertarik dulu dengan aktivitas menulis ya.

Jadilah diri sendiri dengan menciptakan gaya menulismu sendiri. Ini penting agar pembaca bisa mengenali gaya bertuturmu dalam tulisan. Nantinya semakin lama berlatih kamu akan semakin menemukan ciri khas yang membedakan blogmu dengan blogger-blogger lainnya.

Selain passion dalam menulis, kamu juga perlu mengetahui cara memotret makanan yang baik. Foto yang bagus akan cepat menarik perhatian pembacamu. Apalagi jika foto-foto di blogmu juga kamu bagikan di sosial media. Dijamin makin banyak pembaca yang tergiur mencoba dan datang ke tempat makan yang kamu ulas.

Untuk mendalami cara memotret makanan, kamu perlu berguru dengan fotografer-fotografer yang sudah ahli dibidangnya. Pastikan kamu mengetahui kamera, lensa, dan sudut pengambilan gambar yang menarik. Kalau belum punya kamera sekelas fotografer professional kamu tidak perlu khawatir, karena sekarang kamu juga bisa mengambil foto makanan yang bagus dengan kamera handphone yang sudah semakin canggih.

2. Konsisten update

Kebanyakan food blogger memulai profesi dari hobi. Mereka terus dikenal karena secara rutin mengupdate blog mereka. Kalau kamu tertarik jadi food blogger, buatlah jadwal untuk mengupdate blogmu.

Misalnya, dalam satu minggu kamu bisa update 2 sampai 3 kali atau bahkan lebih. Buat juga list resto atau kuliner yang tertarik kamu kunjungi dalam satu minggu tersebut. Kalau kamu rajin update, jangan kaget kalau akan banyak resto yang meminta kamu datang untuk mengulas makanan di tempat mereka.

Diawal, kamu tentu akan menghabiskan uang jajanmu sendiri untuk mengulas makanan. Aturlah budgetmu seefektif mungkin. Jangan sampai kamu kehabisan budget karena terlalu sering datang ke resto di awal-awal mulai ngeblog.

3. Jujur dan terus belajar

Berikanlah ulasan yang jujur, mulai dari tempat hingga makanan yang kamu coba. Ini penting agar pembacamu mendapat ulasan sejelas mungkin tentang tempat atau makanan tersebut.

Dan, jangan lupa untuk terus memperbaiki kualitas tulisan dan fotomu di blog ya. Rajin-rajinlah belajar dari blogger-blogger lainnya, baik dalam bidang yang sama atau yang beda denganmu. Dengan bergaul bareng blogger lain, wawasanmu akan bertambah. Kamu bisa terus menambah kualitas diri, dan tentu saja kualitas blogmu.

Selain itu, kamu juga bisa belajar dengan menghadiri workshop-workshop tentang food blogger atau food photography. Salah satunya dari workshop “Jakarta Food Talk” dan Bandung Food Talk” yang digelar Bello.id. Klik di sini untuk info selengkapnya!