Berpetualang di Sumba dalam Jelajah Tanah Humba

0
1123
(Foto : indonesia.travel)

Bello.id – Sudah punya agenda traveling untuk September belum? Kalau belum, coba tandai kalender kamu pada 10-15 September 2016.

Pada periode itu, di Pulau Sumba akan berlangsung Indonesia Adventure Festival 2016. Bersiaplah untuk berpetualang mengeksplor pesona Sumba dengan trekking, diving, bersepeda, menjelajah gua, berkuda, fotografi, membuat film, kuliner dan festival budaya.

Festival akan diadakan selama 6 hari mulai dari Walakiri hingga Waitabula. Pada hari pertama, kamu akan disambut di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, disusul dengan upacara pembuka sekaligus menikmati Matahari terbenam di Pantai Pura Kamera. Setelah itu, kamu akan menginap di Kampung Adat Praiyawang, Rende.

Perjalanan pada hari kedua dilanjutkan ke Waibakul untuk mempelajari kultur orang Rende melalui peninggalan megalitik, tenun ikat dan barang-barang kerajinan.

Selanjutnya kamu diajak melihat kecantikan pantai Watuparunu dan Air Terjun Gunung Meja, serta menikmati seribu lembah di Warinding.

Hari keduamu akan ditutup dengan menghabiskan malam di Waibakul, Sumba Tengah.

Lanjut di hari ketiga, kini giliran Sumba Tengah yang kamu jelajah. Kamu diajak melihat ritual “purungu ta kadonga ratu” di Kampung Adat Lai Tarung, lalu beralih menjelajahi destinasi lain yaitu Pantai Koda Maloba dan Pantai Tai Tena, dimana sejarah kompetisi berkuda khas Sumba yang disebut “Pasola” dimulai.

Masih di hari yang sama, pecinta sepeda gunung dan motor trail akan menjajal rute menuju Air Terjun Matayangu, kemudian dilanjutkan ke Gua Bakul Liang.

Ada destinasi tersendiri bagi pecinta fotografi alam, yaitu Taman Nasional Manupeu Tanahdaru yang menjadi rumah berbagai kupu-kupu dan burung endemik.

Lahan persawahan yang luas di Waikabubak akan dikunjungi pada hari keempat, dilanjutkan mengeksplor Kampung Adat Tarung dan berpindah ke daerah Waitabula.

Pada hari kelima, bersiaplah melihat kecantikan Danau Waikuri dan uniknya Kampung Adat Ratenggaro sambil dijamu makan siang di sana. Untuk mengakhiri hari dengan Matahari terbenam yang cantik, kamu dibawa menuju Pantai Bwanna.

Acara di hari kelima ini berlanjut hingga malam hari dengan gala dinner di Waitabula dipayungi langit dengan taburan bintang-bintang.

Usai puas menjelajahi wilayah Sumba, kini giliran kamu berbelanja pernak-pernik hasil kerajinan penduduk Sumba. Kamu dibelikan waktu bebas di pasar tradisional di Waitabula, kemudian kembali menuju bandara.

Way2East sebagai penyelenggara, sadar bahwa NTT memiliki potensi wisata petualangan yang luar biasa.

Peserta yang ditargetkan ikut dalam Indonesia Adventure Festival 2016 berasal dari dalam maupun luar negeri. Mereka terdiri dari penggemar berkuda, fotografer dan pembuat film, blogger, petualang, off-roaders, motor-trailers, bird-lover dan mountain-bikers.

Sumba, seperti yang dikatakan oleh para penjelajah yang pernah menyentuhnya, merupakan pulau yang menyajikan warna lebih memikat daripada sekadar tangkapan lensa kamera.

Inilah tempat untuk kamu melihat perang lembing dengan berkuda (Pasola) yang memukau. Lebih dari itu pun pulau ini menyajikan rentetan rumah adat tradisional, kubur batu, dan agama Marapu yang seolah tak terjangkau perubahan zaman.

Pulau Sumba berdekatan dengan Pulau Komodo dan Flores tentunya. Pulaunya sendiri tidak bisa dibilang kecil untuk dijelajahi selama seminggu.

Pulau Sumba meliputi empat kabupaten, yaitu Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Hebatnya seluruh kabupaten tersebut memiliki keidahan alam yang serupa indahnya dan merata.

Sumber : pesona.indonesia.travel