Cerita Tentang Perjuangan Pengungsi Vietnam di Pulau Galang

0
2899
(Foto : Bello.id/Nisa)

Bello.id – Batam memang terkenal sebagai pusat bisnis, karena letaknya yang berdekatan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia. Namun, tak hanya disibukkan dengan urusan bisnis dan belanja saja.

Saat pelesiran ke Batam, kamu juga bisa melipir sejenak berwisata ke pulau-pulau kecil yang ada di sekitar sana. Adalah Pulau Galang, salah satu pulau di dekat Batam yang menyimpan sejuta sejarah tentang para pengungsi Vietnam yang pernah tinggal di sana belasan tahun lamanya.

Perang yang terjadi di negaranya membuat warga Vietnam di akhir 1970-an berbondong-bondong mengungsi ke daerah-daerah sekitarnya. Dengan kapal, mereka rela melawan gelombang laut dan badai agar bisa mengamankan diri dan keluarga dari perang yang tak berkesudahan.

Tak kurang dari 5000 pengungsi akhirnya terdampar di Pulau Galang. Di sinilah mereka membangun kehidupan, sehingga sisa-sisa peninggalan mereka masih bisa kita lihat di sana.

Pulau Galang dapat ditempuh sejauh 50 km atau 1,5 jam dari pusat Kota Batam. Kamu akan melewati Jembatan Barelang, jembatan yang merupakan singkatan nama Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang.

Apa saja yang bisa kita lihat di Pulau Galang?

galang4
(Foto : Bello.id/Nisa)

Gereja, rumah sakit, bekas pemukiman, dan pemakaman adalah hal-hal yang bisa kamu temukan saat berkunjung ke pulau ini. Tak jauh dari pintu masuk, terdapat Patung Taman Humanity dan area pemakaman Ngha Trang Grave. Lebih dari 500 pengungsi Vietnam dimakamkan di sanakarena meninggal akibat berbagai penyakit.

galang3
(Foto : Bello.id/Nisa)

Sisa bangunan seperti Vihara Quan Am Tu, Gereja Katolik Nha Tho Duc Me Vo Nhiem, adalah tempat-tempat ibadah yang bisa kamu temukan di sini. Suasana haru juga bisa kamu rasakan saat berkunjung ke bekas gedung kantor UNHCR yang kini telah menjadi museum.

museum galang
(Foto : Bello.id/Nisa)

Penasaran ingin berkunjung ke sini? Ayo ke Batam!