5 Wisata Alam di Malang yang Bikin Kamu Betah Berlama-lama

0
2795
(Foto : www.malang-guidance.com)

Bello.id – Malang di Jawa Timur memiliki banyak objek wisata yang membuat kamu betah berlama-lama berada di kota ini.

Di antara sekian banyak objek wisata di Malang, wisata alam tetap menjadi primadona. Penasaran? Yuk jelajahi keindahan alam Malang di lima tempat ini.

  1. Bersantai di Kolam Renang Bikinan Alam di Pantai Batu Bengkung
(Foto : bukutahu.com)
(Foto : bukutahu.com)

Pantai Batu Bengkung terletak di Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, sekitar 2—3 jam perjalanan mengunakan mobil dari Kota Malang. Pantai Batu Bengkung terdiri dari beberapa pantai yang letaknya saling berdekatan, dan hanya dipisahkan oleh bukit karang dan bebatuan.

Nama pantai ini didapatkan dari tradisi Bekung di Jawa, yaitu penggunaan stagen pada wanita-wanita Jawa agar perut kembali ramping usai melahirkan. Disebut “’Batu Bengkung”’ karena terdapat batu-batuan yang mengitari pantainya menyerupai wanita yang sedang dibekung.

Sebenarnya, pantai ini sangat tidak aman dipakai untuk berenang karena ombaknya yang sangat besar. Namun, kamu bisa tetap berenang disini lho, bahkan lebih private dan unik karena bukan dilakukan di laut lepas, tapi di kolam-kolam kecil (laguna) yang terbentuk di batu-batu karang pinggir pantai. Berasa punya kolam pribadi di rumah deh pokoknya!

Laguna-laguna ini terbentuk karena ombak besar dipecah oleh karang-karang yang ada, sehingga air laut yang melewati barikade karang tersebut akan terjebak di cekungan dan membentuk kolam renang air asin alami. Nah, untuk menikmati kolam renang alami ini, kamu harus datang pada saat laut sedang pasang ya, tidak bisa disembarang waktu karena laguna-laguna ini tidak akan terbentuk ketika laut sedang surut.

  1. Menguji Adrenalin di Air Terjun Supit Urang
(Foto : halomalang.com)
(Foto : halomalang.com)

Kamu ingin mencoba wisata alam yang menguji adrenalin? Datanglah ke Desa Madiredo, Pujon, Malang.

Air Terjun Supit Urang terdiri dari 3 lereng bertingkat yaitu Coban Supit Urang Bawah, Coban Undak, dan paling atas adalah Watu Talang. Air terjun ini berada di tengah hutan bernama Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soeryo.

Untuk sampai ke lereng paling atas (Watu Talang) kamu harus melewati perjalanan yang cukup berbahaya mulai dari melewati anak tangga kayu yang hanya dikaitkan dengan tambang dan kabel di pohon dengan jurang di sisi kanan dan kiri, sampai melewati lereng curam dengan jarak yang cukup jauh. Diperlukan kesabaran, kehati-hatian, dan jiwa petualang untuk menikmati air terjun ini.

Semua perjuangan itu akan terbayar begitu sampai di Watu Talang.  Pemandangan bentang alam Malang terlihat jelas lengkap dengan bebatuan alam dan hutan-hutan yang masih alami. Panorama, angin, kesegaran, dan hawa dingin yang ada benar-benar-benar menakjubkan dan sayang untuk dilewatkan.

  1. Berendam di Mata Air Alami Krabyakan
(Foto : surabaya.panduanwisata.id)
(Foto : surabaya.panduanwisata.id)

Terletak di Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang, kawasan hutan Perhutani petak 38F RPH Cowek, obyek wisata ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat berlibur bersama keluarga.

Sumber mata air ini berada di tengah pemandangan alam yang indah. Di kelilingi pemandangan sawah dan bukit yang hijau, sumber mata air ini dibentuk seperti kolam yang disusun dari batu-batu kali yang ditata melingkar di tepi kolam. Perpaduan ketenangan dan kesederhanaan pemandangan sawah dan bukit dengan percikan air sungai akan memanjakan mata dan hati kita di sini.

Tak hanya itu, di objek wisata ini banyak kolam-kolam terapi ikan yang bisa dinikmati wisatawan. Konon, katanya ikan-ikan di kolam ini dapat menghilangkan gatal-gatal dan menghaluskan kulit pada kaki dan kulit kita.

  1. Menikmati Matahari Terbit di Pantai Pasir Hitam, Pantai Licin
(Foto : wisataterindah.net)
(Foto : wisataterindah.net)

Pantai Licin terletak di Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampel Gading. Ada yang unik dari pantai ini, bila umumnya pantai-pantai di Indonesia pasirnya berwarna putih atau kecoklatan, pantai ini mempunyai pasir yang berwarna hitam.

Pasir hitam ini berasal dari aliran lahar Gunung Semeru yang bermuara di sisi timur pantai, lahar ini terbawa arus air di Sungai Glidik, mengeras, dan masuk ke laut menjadi pasir-pasir yang terbawa ombak sampai ke pantai ini.

Bukan cuma menikmati pasir hitamnya yang unik, kamu juga bisa menikmati pemandangan gunung-gunung karang dengan bentuk-bentuk alam yang unik, debur ombak-ombak yang menggulung indah, serta air laut biru yang memanjakan mata.

Oh iya, kamu harus datang kesini pagi-pagi karena pantai ini adalah spot palling pas untuk menikmati momen matahari terbit. Bayangan karang-karang serta warna langit yang menguning seiring terbitnya matahari dapat terlihat jelas di sisi pantai ini. Momen yang tidak boleh kamu lewatkan.

  1. Menyelam di Sumber Sirah, Surga Air Tawar di Malang
(Foto : www.malang-guidance.com)
(Foto : www.malang-guidance.com)

Kegiatan menyelam di laut mungkin sudah biasa ya buat sebagian orang, tapi pernah gak kamu menyelam di kedalaman air tawar? Nah, kamu bisa menikmati sensai menyelam di air tawar ini di Sumber Sirah.

Sumber sirah adalah sebuah sumber air dengan air yang sangat jernih sampai bisa terlihat ke dasar.  Dengan kedalaman hanya  berkisar 80 cm—1,5 meter Sumber Sirah menawarkan pemandangan kedalaman air tawar yang indah.

Memang bukan terumbu karang  layaknya di lautan, namun dengan airnya yang jernih, di dasar sumber air ini ada banyak tanaman kecil sejenis ganggang hijau yang masih terawat alami. Lautan ganggang hijau tadi tumbuh di antara pasir hitam halus, batu-bebatuan kecil, lengkap dengan ikan-ikan khas air tawar yang ada.

Sumber Sirah terletak di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ditengah sebuah lembah yang dikelilingi pepohonan rindang dan sawah-sawah. Jadi bukan hanya melakukan kegiatan snorkeling air tawar, kamu juga bisa menikmati panorama alam disana. Kegiatan penelusuran sungai dengan ban (river tubbing) pun bisa kamu lakukan di sini. Sayang banget kan buat kamu gak instagram-in?