Liburan ke Semarang, Coba 5 Kuliner Ini

0
1410
(Foto : semarangporak.wordpress.com)

Bello.id – Setiap daerah pasti mempunyai kuliner khasnya, tak terkecuali Kota Semarang. Banyak sekali kuliner khas Semarang yang bisa kamu coba, mulai dari makanan ringan hingga makanan beratnya. Dari banyaknya pilihan, berikut lima kuliner yang harus kamu coba kalau kamu ke Semarang.

  1. Wedang Tahu
(Foto : jagomasakenak.blogspot.com)
(Foto : jagomasakenak.blogspot.com)

Wedang jahe pasti semua sudah tahu ya. Tapi pernah nggak mendengar tentang wedang tahu? Sama seperti wedang pada umumnya, kuah wedang tahu ini biasanya terbuat dari jahe, gula merah, gula putih, dan beberapa rempah seperti cengkeh dan kayu manis untuk memberikan sensasi hangat.

Yang berbeda adalah wedang tahu ini adalah keberadaan semacam “agar-agar “ yang dicampur dengan kuah ini. Agar-agar ini sebenarnya terbuat dari susu kedelai yang dicampur dengan air garam, dan bubuk agar-agar yang dimasak sehingga menjadi kembang tahu atau tahu sutera, yang akan dijadikan isi dari wedang.

Campuran kuahnya yang terdiri dari rempah-rempah memberi efek hangat dan membuat wedang tahu ini cocok disantap kala cuaca dingin ataupun sedang tidak enak badan. Sensasi kembang tahunya yang lembut, empuk, dan kenyal tentunya membuat santapan ini semakin layak untuk dicoba.

2. Lumpia

(Foto : huruharada.blogspot.co.id)
(Foto : huruharada.blogspot.co.id)

Lumpia telah lama menjadi ikon kuliner Kota Semarang. Dari luar, Lumpia Semarang ini tak berbeda jauh dari lumpia pada umumnya.

Jika pada umumnya Lumpia hanya menggunakan rebung atau sayuran seperti wortel, kecambah, dan kubis sebagai isi, pada Lumpia Semarang  yang biasa menjadi isi adalah rebung, daging ayam/udang ebi dan telur. Bahan-bahan inilah yang membuat Lumpia Semarang memiliki cita rasa yang khas dan sangat diminati.

Lumpia Semarang  ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu lumpia goreng dan lumpia basah. Yang membedakan pada jenis ini adalah kulit lumpianya yang di goreng atau tidak. Lumpia basah ini sangat cocok bagi kamu yang menghindari makanan gorengan.

3. Bandeng Presto

masakanlezat

Sebenarnya bukan cuma Semarang yang mempunyai produk bandeng presto, namun entah mengapa tidak lengkap rasanya bila mengunjungi Semarang namun belum membeli produk bandeng prestonya.

Ikan bandeng ini dibumbui dengan bawang putih, kunyit, dan garam, lalu diberi alas daun pisang dan dimasak dengan cara presto sehingga duri-duri ikannya menjadi lunak.

Presto adalah cara memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi dalam panci. Uap air yang timbul akan memasak makanan yang berada di dalam panci ini dan menjadikan makanan lunak sampai ke tulang-tulangnya.

Ikan bandeng walaupun memiliki daging yang gurih, namun terkenal memiliki banyak duri sehingga bandeng presto adalah makanan yang digemari karena tulang-tulang yang ada menjadi sangat lunak dan bisa dimakan.

Bandeng ini juga sangat cocok dijadikan oleh-oleh karena tahan lama hingga 2—3 hari atau bahkan hingga 2 minggu di dalam freezer.

4. Tahu Gimbal

(Foto : rizkidwisatrio.blogspot.com)
(Foto : rizkidwisatrio.blogspot.com)

Tahu gimbal adalah bentuk gado-gadonya Semarang. Sama seperti gado-gado, ada berbagai macam sayuran yang dicampur dalam sepiring tahu gimbal.

Biasanya sayuran atau bahan yang dicampur adalah tahu goreng, rajangan kol mentah, lontong, tauge, telur, yang dicampur dengan bumbu kacang yang menggunakan petis udang.

Yang berbeda dari tahu gimbal dengan gado-gado adalah penambahan gimbal, sebutan untuk udang yang digoreng dengan tepung sehingga berbentuk bakwan. Gimbal ini rasanya gurih, manis, dan juga pedas.

Uniknya, penjual tahu gimbal biasanya tidak memotong-motong tahu, lontong, dan gimbal dengan pisau, melainkan menggunting-guntingnya dengan gunting besi sehingga menghasilkan bentuk yang berantakan terkesan keriting. Tahu gimbal ini cukup mudah ditemukan di Semarang, baik di kaki lima maupun di rumah makan.

5. Roti Ganjel Rel

(Foto : pleisbilongtumi.wordpress.com)
(Foto : pleisbilongtumi.wordpress.com)

Roti yang satu ini memang unik. Kalau umumnya roti di Indonesia mempunyai struktur yang empuk dan bulat, roti ganjel mempunyai struktur roti yang alot serta mempunyai bentuk yang lebih mirip dengan roti-roti khas Belanda dengan bentuknya yang bulat panjang.

Roti yang biasa disebut dengan roti gambang ini juga tidak mudah ditemui di Semarang, karena biasanya hanya dikonsumsi menjelang masuknya bulan Ramadhan atau ketika Ramadhan berlangsung.

Citarasa legit dan manis dengan aroma khas adalah kekhasan lain dari roti ini. Selain menggunakan coklat dan gula jawa, aroma unik roti legendaris Semarang ini diperoleh kombinasi beragam rempah seperti cengkeh, kayu manis dan kembang lawang. Oh iya, karena berbahan dasar singkong, roti ini menurut penelitian sangat baik bagi kesehatan pencernaan, lho.

Mengenai namanya yang unik, ini dikarenakan bentuknya yang mirip dengan bantalan serta padat dan alot, mirip seperti tekstur bantalan balok kayu yang kerap digunakan sebagai pengganjal roda rel kereta, jadilah namanya dikenal dengan nama roti ganjel rel.