Kampung Gedong, Desa Wisata Bernilai Sejarah di Bangka

0
3794
Kampung Gedong (Foto : babel.kemenag.go.id)

Bello.id – Jika kamu liburan ke Pulau Bangka, mampirlah ke sebuah desa wisata di kawasan utara pulau ini.

Desa wisata bernama ‘Kampung Gedong’ ini berlokasi di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari Kota Sungailiat, kamu akan menempuh kurang lebih 45 menit perjalanan. Sementara dari kota Pangkal Pinang kurang lebih 1,5 sampai 2 jam perjalanan.

Kampung Gedong merupakan kampung pecinaan paling awal yang ada di Bangka. Kampung ini telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh pemerintah daerah Bangka sejak tahun 2000.

Memasuki Kampung Gedong, kamu akan disambut dengan suasana khas perkampungan Cina kuno.

Rumah-rumah kayu dengan arsitektur khas Cina lengkap dengan tempat pemujaan di halaman depan rumah, serta kelenteng dengan warna merah menyolok merupakan pemandangan yang akan kamu dapati di desa wisata ini.

Tidak hanya sampai situ, kamu juga dapat melihat-lihat isi rumah di perkampungan Cina kuno ini. Penduduk setempat dengan ramah akan mempersilahkan para wisatawan yang datang untuk melihat-lihat isi rumah antik mereka.

Luas kawasan perkampungan ini sekitar 2,5 ha, dengan jumlah penduduk sekitar 300 orang dan jumlah bangunan sekitar 50 rumah dan 3 kelenteng.

Kampung ini disebut ‘Kampung Gedong’ karena rata-rata rumah di kampung ini berukuran besar, yakni 12 x 18 meter dan terbuat dari kayu.

Ada beberapa versi yang menjelaskan asal muasal keberadaan kampung keturunan Tionghoa Hakka ini. Versi pertama mengatakan bahwa sekitar abad ke-18 mereka datang sebagai pekerja tambang timah.

Versi kedua mengatakan bahwa kolonial Belanda mendatangkan orang-orang suku Tionghoa Hakka dari Guangdong untuk menambang timah, karena mereka terkenal keahliannya dalam pekerjaan tambang-menambang.

Versi ketiga, yaitu menurut Akhmad Elvian, seorang ahli sejarah yang juga kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkal Pinang, para penambang timah dari Guangdong ini sudah ada sejak era Kesultanan Palembang dan memiliki lahan penambangan timah sendiri.

Sementara versi terakhir, mengatakan bahwa awalnya para Tionghoa Hakka ini datang ke Singkawang, Kalimantan Barat. Namun akhirnya mereka pindah ke Bangka.

(Foto : zonabangka.com)
(Foto : zonabangka.com)

Sambil menikmati suasana khas perkampungan cina kuno, kamu akan melihat deretan jemuran kerupuk kemplang mentah di beberapa halaman rumah penduduk kampung ini.

Konon, kerupuk kemplang terenak di Bangka dihasilkan oleh penduduk kampung ini. Salah satu penduduk mengaku bahwa ia telah berjualan kerupuk kemplang selama kurang lebih 40 tahun.

Selepas kejayaan timah, para penduduk banyak yang beralih usaha menjadi produsen kerupuk kemplang. Hal ini menjadikan Kampung Gedong sebagai salah satu sentra pembuatan kerupuk kemplang di Indonesia.

Baca Juga

5 Pantai dengan Sunset Indah di Pulau Bangka

Ke Bangka, Coba 5 Kuliner Ini