Ini Dia Tips Menulis Cerita Perjalanan yang Baik

0
1537

Bello.id – Setelah liburan, kebanyakan orang langsung meng-update foto liburan ke akun sosial media mereka.

Namun, tertarikkah kamu untuk menuliskan cerita liburanmu?

Cerita yang menarik dan informatif dapat menjadi bahan referensi bagi orang lain untuk melakukan perjalanan ke tempat yang sama.

Tetapi membuat cerita yang menarik tentu bukan hal yang mudah.

Nah, berikut adalah beberapa tips bagi kamu yang ingin mencoba untuk mengabadikan momen liburan dalam sebuah cerita.

  1. Memiliki alur cerita yang jelas

Perjalanan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam satu waktu. Beberapa peristiwa mungkin menarik, sementara yang lainnya tidak.

Sebagai penulis cerita liburanmu sendiri, kamu tentu dapat memilih bagian mana saja yang ingin kamu ceritakan.

Selain pengalaman menarik, kamu juga bisa menceritakan pengalaman yang tidak terduga, misalnya saat tersesat atau menerjang cuaca buruk.

Atau saat bertemu orang dalam perjalanan yang membantumu menunjukkan jalan, atau memberimu kemudahan.

Kamu juga bisa membuat cerita dengan alur maju, maupun alur mundur. Apapun itu, asalkan cerita liburanmu mudah dipahami pembaca.

  1. Memiliki klimaks

Penting bagi pembacamu untuk tahu apa kamu berhasil mencapai tujuanmu atau tidak.

Cerita saat mencapai puncak gunung yang kamu daki bisa menjadi klimaks yang menarik. Masukkan juga tentang apa yang kamu rasakan saat melihat matahari terbit dan kumpulan awal dari atas gunung.

Namun, tidak semua perjalanan memiliki tujuan utama, beberapa hanya serangkaian kegiatan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata.

Sampaikan tujuan perjalananmu dengan rinci dan jelas, sehingga pembacamu bisa membayangkan berada di posisi kamu dalam perjalanan tersebut.

Misalnya, kamu bisa menceritakan detail transportasi apa saja yang kamu naiki untuk sampai di tujuanmu. Sampaikan juga bagaimana perasaanmu setelah tiba di sana.

  1. Sertakan dialog

Menggunakan kalimat-kalimat dialog dalam sebuah tulisan bisa membuat cerita liburan menjadi lebih menarik.

Dialog akan membawa adegan yang hidup dalam sebuah cerita.

Selain itu, dialog juga berfungsi untuk menggambarkan kepribadian orang-orang yang menjadi tokoh dalam cerita liburanmu, dan memungkinkan kamu untuk menyampaikan informasi penting dengan cara yang tidak monoton.

  1. Bertujuan untuk menghibur

Buatlah cerita dengan bahasa yang sederhana.

Penggunaan istilah atau ungkapan yang tak awam justru membuat pembaca sulit mengikuti alur ceritamu.

Tak ada salahnya juga memasukkan hal-hal lucu yang kamu temukan sepanjang perjalanan.

Seperti hal konyol yang kamu lakukan, kecerobohanmu selama perjalanan, hingga orang-orang lucu yang kamu temui saat liburan.

  1. Luangkan waktu untuk menyelesaikannya

Membuat cerita liburan bisa memakan waktu. Terlebih jika kamu masih pemula.

Memilih kata, mengingat kembali kejadian menarik, hingga mengatur alur dan tanda baca bisa menguras waktu dan pikiran.

Namun, jika kamu meluangkan waktu dan bekerja dengan serius, tak mustahil kalau ceritamu bisa selesai dengan baik.

Dan, jangan lupa menutup cerita perjalananmu dengan kesimpulan yang menarik dan inspiratif.

Misalnya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di suatu daerah, berapa biaya yang kamu keluarkan untuk liburan, hingga barang-barang apa saja yang sebaiknya dibawa.

Selamat mencoba ya!

Baca Juga

Habis Liburan? Ayo Tulis Catatan Perjalananmu