Taman Nasional Tambora Dikembangkan Jadi “Ecotourism”

0
590
(Foto : indonesia.travel)

Bello.id – Pemerintah berencana akan mengembangkan Taman Nasional Tambora di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai kawasan pariwisata petualangan berbasis ecotourism.

Konsep ecotourism diharapkan dapat menjaga kelestarian di sekitar gunung dengan tinggi 2.850 m dpl itu.

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi menjelaskan bahwa kesiapan daerah penting untuk membangun pariwisata.

“Dahulu Kabupaten Dompu tidak bisa maju katanya, karakter orangnya keras-keras. Beberapa tahun belakangan ini, percepetan indeks manusia Kabupaten Dompu paling tinggi di NTB. Bisa jadi akan menjadi yang paling tinggi di NTB,” kata TGH M Zainul Majdi, dalam acara puncak Festival Pesona Tambora 2016 di Doro Ncanga, Sabtu (16/4/2016).

Lebih lanjut ia mengatakan untuk menjaga kelestarian ekosistem Taman Nasional Tambora, pihaknya akan dilibatkan Kelompok Sadar Lingkungan (pokdarwis) untuk mengawasi kebersihan lingkungan Tambora.

Sementara itu, Bupati Dompu Bambang M Yasin mengatakan Tambora akan menyuguhkan sesuatu yang tidak ditemukan di tempat lain. Wisatawan disarankan membawa tenda sendiri dan peralatan masak sendiri.

“Kami sedang membangun sumur bor dalam dan membangun toilet umum sebagai fasilitas. Kalau kami membangun hotel nanti tidak ada lagi padang savana di Tambora, yang ada malah kemewahan,” jelas Bambang M Yasin.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat ini telah menyiapkan master plan untuk mengembangkan Taman Nasional Tambora.

“Kita akan bagi menjadi beberapa zona, yaitu zona inti, zona rimba, zona manfaat, zona rehabilitasi, zona tradisiomal, zona dan khusus. Semuanya akan saling mengisi secara terintegrasi,  kita ciptakan wisata alam yang unik yang cuma ada satu di dunia,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Kementerian Pariwisata mendukung penuh pengembangan pariwisata Taman Nasional Tambora, salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Pesona Tambora pada 11-16 April 2016. Dana sebesar 4,5 miliar ddiberikan oleh membiayai kurang lebih 18 kegiatan di festival tersebut.

Acara ini juga dikaitkan dengan peluncuran program pengembangan kawasan ekonomi Teluk Saleh-Pulau Moyo-Tambora (Samota) yang memiliki potensi ekonomi sebesar Rp 11 triliun.

Festival Pesona Tambora 2016 diisi oleh kegiatan lari yaitu Tambora Running Ultra Run 320 K, 100 K, Tambora Ultra 50 K dan 25 K.

Terdapat juga Tambora Bike Camp, Tambora Festival, dan Tambora Literary, Festival Film di Pulau Satonda, serta pameran seni rupa dan instalasi art-arche di Galeri Seni Satonda. Dalam post event Festival Pesona Tambora 2016 akan ada kegiatan Klik Fotografi Trip Tambora.

Sumber : indonesia.travel

 

LEAVE A REPLY