Menghabiskan Akhir Pekan di Cirebon

0
2047
Stasiun Cirebon (Bello.id/Nisa)

Blogger bello.id – Awalnya sempat bingung kota mana yang akan saya kunjungi karena beberapa tanggal merah telah terlewat. Karena saya berencana liburan dua hari saat weekend.

Saya mengoogling kota-kota yang dekat dengan Jakarta namun tetap menarik untuk dikunjungi karena objek wisatanya yang banyak dan menarik. Akhirnya pilihan saya jatuh ke Kota Cirebon.

Pukul 09.30 saya tiba di Stasiun Gambir dan saya segera membeli tiket Cirebon Ekspress di loket seharga 130 ribu. Kereta berangkat pukul 10.00 dan sekitar jam satu siang saya telah tiba di kota udang ini.

Sesampainya di stasiun saya segera mencari penginapan untuk menginap di selama satu malam saja.

Setelah mondar-mandir nanya harga penginapan di sekitar Jalan Siliwangi. Saya akhirnya memilih Cordova Hotel dengan tarif Rp80 ribu per malam.

Setelah mendapat penginapan saya segera mencari ojek untuk pergi menuju Gua Sunyaragi. Setelah tawar menawar saya mendapat harga sekitar Rp20 ribu.

Gua Sunyaragi (Bello.id/Nisa)
Gua Sunyaragi (Bello.id/Nisa)

Sesampainya di Gua Sunyaragi saya membeli tiket masuk seharga Rp10 ribu.

Gua Sunyaragi adalah tempat para pembesar keraton dan prajurit keraton bertapa. Gua ini dibangun sekitar tahun 1720.

Setelah saya masuk dan melihat-lihat. Sebenarnya gua ini keren banget karena terbuat dari bebatuan karang  dan di dalamnya terdapat kamar-kamar untuk semedi.

Yang lebih seru lagi masuk ke bagian dalam bangunan seperti masuk ke labirin karena harus melewati lorong-lorong kecil yang membuat saya berputar-putar mengelilingi bangunan.

Namun ada beberapa hal yang saya sayangkan dari gua ini, yaitu minimnya informasi sejarah di sekitar gua membuat gua ini hanya tempat untuk sekedar duduk-duduk dan main petasan anak-anak desa sekitar komplek Gua Sunyaragi di sore hari.

Balik dari Gua Sunyaragi saya menuju Grage Mall dengan angkot 06. Sesampainya di Grage Mall perhatian saya tertuju pada beragam tempat makan yang berjejer di depannya.

Saya pun memilih untuk makan Nasi Jamblang makanan khas Cirebon.

Jujur menurut saya sih rasanya ga istimewa amat hahahaha. Kecuali penampilannya yang tampak seperti nasi rames tapi dialasi dengan daun jati.

Perut sudah kenyang saya pun kembali ke hotel kali ini saya memilih untuk berjalan kaki karena ingin sekalian melihat alun-alun Kota Cirebon.

Sesampainya di hotel saya pun beristirahat sebentar di dengan selonjoran di kasur.

Saat sedang asyik melihat social media di handphone, tiba-tiba saya mendengar pintu kamar saya seperti diketuk.

Ahh paling cuman orang iseng dari kamar sebelah pikir saya kemudian saya mencharge handphone saya dan lanjut mandi. Setelah selesai mandi saya membereskan barang-barang saya yang berantakan di kamar.

Saat lagi beres-beres suara ketukan pintu terdengar lagi, saya pun melihat jendela dan tidak terlihat siapa-siapa di situ.

Jeng..jeng..jeng suasana pun menjadi horor, pikiran saya langsung terisi adegan-adegan seram yang ada di film Insidious.

Sambil memasukan semua barang-barang ke dalam tas dan diiringi suara ketukan pintu, saya pun memutuskan check out dari situ.

Keluar dari hotel horor saya memandangi penampakan hotel-hotel yang ada di Jalan Siliwangi.

Wah sama aja, remang-remang horor semua di situ kecuali satu hotel grup koran besar yang terang benderang tapi sayang tarifnya kurang cocok bagi kantong saya alias kemahalan.

Saya pun berjalan ke arah stasiun yang tampak ramai masih banyak orang yang mengobrol di warung-warung makan di situ. Sesekali saya keluar masuk penginapan di sekitar stasiun. Malam itu saya memilih tidur di  hotel permata dekat stasiun karena lingkungan yang lebih ramai dan kamar yang lebih nyaman.

Hari Kedua

Pagi-pagi sekitar jam 8 saya check out dan bergegas menuju Keraton Kasepuhan. Dari Jalan Siliwangi saya naik angkot 05 yang turun di Pasar Kauman.

Sesampainya di Pasar Kauman saya menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh khas Cirebon.

Dari Pasar Kauman saya berjalan kaki menuju Keraton Kasepuhan. Untuk masuk ke dalam keraton kasepuhan pengunjung diwajibkan membayar tiket Rp20 ribu.

Keraton Kasepuhan adalah tempat para pendiri Cirebon bertahta, di sini lah pusat pemerintahan kasultanan Cirebon berdiri sejak tahun 1452.

Sampai sekarang pun beberapa keluarga keraton masih tinggal di situ.

Keraton Kasepuhan (Foto : jeffruminggar,blogspot.co.id)
Keraton Kasepuhan (Foto : jeffruminggar,blogspot.co.id)

Yang paling menarik buat saya di Keraton Kasepuhan adalah lukisan prabu siliwangi yang terlihat seperti memandangi orang-orang dari berbagai arah.

Selain itu kereta kuda kencana Sunan Gunung Jati dan keramik-keramik tentang kehidupan nabi nuh yang menempel di hampir setiap dinding keraton juga mencuri perhatian saya.

Puas mengelilingi Keraton Kasepuhan saya pun melanjutkan perjalanan menuju Taman Ade Irma Suryani. Taman Ade Irma Suryani ini merupakan taman rekreasi bagi warga Cirebon yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan Cirebon.

Sesampainya di Taman Ade Irma Suryani saya rada kecewa karena ternyata taman rekreasi ini sedang direnovasi besar-besaran. Tiket masuk ke tempat ini adalah Rp50 ribu per orang.

Menurut saya tempat ini cukup worth it karena sambil bermain di wahana-wahananya kita bisa melihat keindahan laut jawa yang jauh lebih bersih daripada Ancol hehe. Jam sudah menunjukan pukul 11.30 saya pun bergegas menuju stasiun karena kereta saya akan berangkat pukul 12.30.

Sesampainya di stasiun ternyata masih tersisa waktu sekitar 40 menit. Saya pun melipir sebentar ke warung depan stasiun untuk menikmati empal gentong dan empal asem sebelum kembali ke Jakarta.

Tepat pukul 12.30 kereta Argo Jati siap meluncur ke ibukota Jakarta, terima kasih buat dua hari yang seru ini Cirebon, hatur nuhun!

Untuk menghemat budget penginapan, sebenarnya Kota Cirebon bisa di eksplor dalam satu hari saja. Caranya dengan naik kereta Cirebon Ekspres yang paling pagi jam 06.00 wib dan pulang dengan kereta Tegal Bahari jam 18.30 wib.

Selain itu jarak antar semua objek wisata nya cukup dekat hanya sekitar 30 menit dengan angkutan umum dan masih berada di dalam kota. Jadi ga ada salahnya kalian berlibur ke kota ini saat libur satu hari atau weekend. Selamat berlibur!

Ingin tahu cerita selengkapnya? Baca di sini.

Blogger : Jeffri Minggar (jeffriminggar.blogspot.co.id)