Alasan Kenapa Sabang Cocok Jadi Destinasi Liburanmu Selanjutnya

0
2612
Pantai Iboih, Sabang (Foto : Solpa Puji Harsagi)

Bello.id – Pernah dengar tentang Kota Sabang? Sabang adalah nama kota yang terbentang di 5 pulau, yaitu Pulau Weh, Pulau Klah, Pulau Rubiah, Pulau Seulako dan Pulau Rondo.

Posisinya yang merupakan tempat bertemunya Samudera Hindia dan Selat Malaka membuat Sabang mempunyai kekayaan alam bawah laut yang kaya oleh spesies ikan dan terumbu karang.

(Foto : Solpa Puji Harsagi)
(Foto : Solpa Puji Harsagi)

Ini membuat Sabang menjadi surga bagi para pelancong yang menyukai kegiatan menyelam.

Bila kamu menyukai kegiatan menyelam ini, kamu tidak boleh melewatkan datang ke Pantai Iboih. Pantai yang mempunyai nama resmi “Teupin Layeu” ini mempunyai banyak titik selam yang indah dan kaya akan biota laut dan menjadi favorit para pelancong dari berbagai belahan dunia.

Kamu tidak harus menjadi seorang penyelam untuk menikmati keindahan dalam laut Iboih, karena banyak perahu besar dan kecil yang dilengkapi kaca untuk melihat dasar laut. Snorkeling pun bisa dijadikan alternatif pilihan lain untuk menikmati dasar laut Iboih.

Selain pantai Iboih yang memang sudah populer, banyak objek wisata pantai lain di Sabang yang menawarkan panorama pasir putih dan laut yang biru kehijau-hijauan.

Seperti Pantai Sumur Tiga dan Pantai Gapang di Pulau Weh.

Ada satu lagi objek yang harus kamu kunjungi kalau kamu ke Pulau Weh, yaitu Tugu Nol Kilometer.

Ini adalah sebuah penanda geografis ujung terjauh bagian barat di Indonesia. Lokasi tugu ini terletak di areal Hutan Wisata Sabang tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kecamatan Sukakarya.

Tugu Nol Kilometer di Sabang memiliki kembarannya yaitu di Merauke, tepatnya di Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Keindahan Sabang bukan hanya tentang panorama alamnya yang indah. Sabang juga menyimpan situs-situs sejarah bekas-bekas penjajahan di Indonesia.

Sabang dulunya pernah dijajah oleh beberapa negara Eropa dan Asing, seperti Jepang yang berkuasa pada tahun 1942.

Dulu, setiap serdadu yang menduduki Sabang diharuskan membangun benteng pertahanan dari serangan musuh.

Baik serangan dari pribumi melawan penjajah, maupun serangan yang dilancarkan oleh negara lain yang hendak berkuasa di Pulau Sabang.

Bekas-bekas peninggalan benteng ini membuat Sabang mendapat julukan ‘Negeri Seribu Benteng’.

Jadi kamu tidak hanya dapat melihat panorama alam yang indah di Sabang, namun juga wisata sejarah yang cukup unik.

Benteng-benteng yang dibangun oleh penjajah masa lalu mayoritas berada di pinggir pantai sehingga kamu bisa berfoto di tengah-tengah benteng sambil memamerkan momen sunset atau sunrise di pantai yang pastinya bikin foto kamu hasilnya ciamik.

Keindahan dari objek pariwisata ini membuat Sabang sangat cocok untuk menjadi tujuan destinasi liburan kamu tahun ini.

Apalagi kalau kamu berencana untuk kesana bersama keluarga atau pasangan. Keindahan pantai, laut dan benteng-bentengnya pasti membuat kenangan yang kamu buat di sana lebih berkesan.

Untuk dapat mengunjungi Sabang kamu harus terlebih dahulu sampai di Terminal Banda Aceh menggunakan mobil pribadi atau bus AKAP selama kurang lebih 12-15 jam.

Dari terminal, kamu bisa memilih dua alternatif kapal. Ada kapal feri yang biasa disebut kapal lambat, dan ada juga kapal cepat yang hanya membutuhkan waktu 35 menit untuk sampai ke Pulau Sabang.

Untuk kapal lambat, biasanya hanya sekali berangkat dalam satu hari, jadi kamu harus benar-benar memperhatikan jadwal pemberangkatan bila memutuskan untuk berangkat dengan kapal lambat.