Gerhana Matahari Total Terjadi Hanya Satu Kali

0
1209
Gerhana Matahari Total (Foto : aktual.com)

Bello.id – Sudah tahu tentang Gerhana Matahari Total yang akan terjadi tanggal 9 Maret mendatang?

Fenomena astronomi langka ini sudah menjadi buah bibir di berbagai media baik cetak maupun elektronik.

Bahkan indonesia.travel sendiri sebagai laman resmi promosi pariwisata Indonesia tengah gencar mempromosikan fenomena ini demi menarik wisatawan baik lokal dan mancanegara.

Namun, sebenarnya apa sih yang istimewa dari gerhana matahari total ini, sampai-sampai pemerintah Indonesia melakukan promosi besar-besaran di berbagai media?

Menurut Peneliti Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Rhorom Priyatikanto, dikutip dari tempo.co, fenomena gerhana matahari ternyata tidak akan terulang dua kali di tempat yang sama.

Meski dapat berulang, ternyata tempatnya selalu berbeda.

“Gerhana tipe yang sama akan kembali lagi, tapi lintasannya akan bergeser,” kata dia.

Karena itu, mustahil suatu kota mengalami gerhana matahari tipe sama yang terulang kembali. Gerhana matahari sendiri memang terbagi menjadi beberapa tipe.

Pertama, ada Gerhana Matahari Total, yaitu ketika bulan tampak lebih besar dari matahari sehingga matahari akan tertutup sepenuhnya dan suasana akan seperti saat senja.

Lalu ada Gerhana Sebagian, yaitu ketika bulan tidak secara sempurna menutupi matahari, sehingga masih ada bagian yang terlihat.

Ada pula Gerhana Matahari Cincin yang sama seperti Gerhana Sebagian, namun permukaan matahari yang tampak lebih kecil ketimbang saat sebagian.

Mengingat sangat langkanya fenomena alam yang akan terjadi ini, maka pemerintah menggunakan momen ini untuk menarik wisatawan dan menyaksikan Gerhana Matahari Total yang dapat dilihat di beberapa kota di indonesia.

Baca juga : 9 Maret, 12 Provinsi di Indonesia Siap Sambut Gerhana Matahari Total

Karena menurut beberapa hasil perkiraan, bahwa gejala alam ini hanya akan terjadi di wilayah Asia Timur, Australia, dan Pasifik, termasuk Indonesia.

Bagaimana, tertarik untuk menyaksikan fenomena langka ini?